Berdasarkan analisis PVMBG, pulau baru tersebut bukanlah pulau yang benar-benar terbentuk dari dasar laut atau material baru. Fenomena yang diamati adalah gundukan material dasar laut yang terangkat atau muncul ke permukaan laut karena dorongan sesar naik atau thrust fault akibat gempa bumi.
Di Desa Teinaman, tim PVMBG mengamati bahwa gundukan yang disebut pulau baru itu berjarak sekitar 200 meter dari pantai dan memiliki ketinggian sekitar 3 meter.
Dari hasil pengamatan gundukan yang terbentuk di daratan yang dekat dengan pantai berupa material lumpur kehitaman yang mengandung pecahan kerikil dan kepingan kayu.
Fenomena mud vulcano bukanlah pulau vulkanik yang muncul akibat aktivitas gunung api dan juga bukan pulau tektonik permanen yang terbentuk dari proses geologi jangka panjang yang melibatkan pengangkatan batuan masif.
Pulau baru tersebut adalah manifestasi sementara dari deformasi sesar naik pada dasar laut yang dangkal. Fenomena pengangkatan dasar laut bisa terjadi di wilayah yang memiliki mekanisme gempa sesar naik, terutama jika pusat gempa relatif dangkal dan berada di bawah perairan.