Sementara itu, Kepala Bakom RI Syahganda Nainggolan menyambut baik peluang kerja sama dengan PWI. Dia menilai kolaborasi dengan insan pers penting untuk menghadapi perubahan ekosistem komunikasi dan informasi yang semakin dipengaruhi perusahaan teknologi besar (big tech).

Syahganda mengatakan, perkembangan media sosial dan algoritma platform digital telah mengubah pola persebaran informasi di ruang publik.

Informasi yang disampaikan melalui media arus utama tidak selalu menjadi perhatian utama masyarakat karena percakapan di media sosial dapat berkembang dengan arah berbeda.

β€œSekarang, tren big data tersebut sudah dikombinasikan dengan ChatGPT dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Dunia menjadi semakin canggih,” katanya.

Dia mencontohkan informasi mengenai program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebarkan secara luas. Namun, menurutnya, informasi yang kemudian ramai berkembang di media sosial dengan algoritmenya justru yang terekspos luas berkaitan dengan kasus keracunan.

"Itu merupakan dunia baru yang harus kita pahami. Kita tidak bisa melawan kekuatan platform begitu saja," kata Syahganda.