"Seiring meningkatnya kompleksitas pengelolaan bisnis, perusahaan membutuhkan platform yang tidak hanya mendukung transaksi perbankan, tetapi juga mampu memberikan visibilitas yang lebih baik terhadap kondisi keuangan dan operasional perusahaan," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (3/11).
Riko mennambahkan, Qlola by BRI dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan tersebut melalui layanan yang terintegrasi, aman, dan mudah diakses. Platform tersebut juga dirancang agar dapat disesuaikan dengan kebutuhan spesifik industri dan ekosistem nasabah.
Pengembangan solusi berbasis ekosistem tersebut antara lain diwujudkan melalui Port Dashboard. Fitur tersebut mendukung digitalisasi aktivitas keuangan di lingkungan kepelabuhanan dengan menghubungkan kebutuhan transaksi antara pengguna jasa dan pengelola pelabuhan.
Selain itu, BRI menghadirkan DHE Dashboard untuk mendukung ekosistem eksportir melalui peningkatan visibilitas dan pengelolaan transaksi devisa hasil ekspor.
Pengembangan berbagai kapabilitas tersebut diarahkan untuk memperkuat konektivitas antarpelaku usaha. Dengan demikian, Qlola by BRI tidak hanya menyediakan layanan perbankan terintegrasi, tetapi juga mendukung efisiensi operasional dan kebutuhan bisnis nasabah di pasar domestik maupun global.