Sementara itu, transaksi ekonomi kreatif berbasis digital dinilai belum seluruhnya tercatat dalam angka ekspor tersebut. Ia mencontohkan musik Indonesia yang dikonsumsi melalui layanan streaming, film yang ditonton melalui platform OTT, hingga jasa kreatif yang dikerjakan pelaku industri Indonesia untuk pihak luar negeri.
Karena itu, lanjutnya, QRIS Star diharapkan dapat berkembang menjadi bagian dari ekosistem yang menghubungkan produk dan jasa ekonomi kreatif Indonesia dengan konsumen global.
"Harapannya itu nanti QRIS tadi, kalau bisa muncul, bisa digunakan di luar. Kalau beli barang dari Indonesia, atau beli jasa dari Indonesia, atau produksi dari Indonesia, bisa pakai QRIS," katanya.
Menurut dia, pemanfaatan QRIS Star secara luas dapat memperlancar transaksi sekaligus memperkuat posisi produk ekonomi kreatif Indonesia di pasar internasional.