Artinya: Dan apabila gunung-gunung telah dihancurkan menjadi debu,
وَتَكُونُ ٱلْجِبَالُ كَٱلْعِهْنِ ٱلْمَنفُوشِ
Arab-latin: Wa takụnul-jibālu kal-'ihnil-manfụsy
Artinya: Dan gunung-gunung adalah seperti bulu yang dihambur-hamburkan.
وَحُمِلَتِ ٱلْأَرْضُ وَٱلْجِبَالُ فَدُكَّتَا دَكَّةً وَٰحِدَةً
Arab-latin: Wa ḥumilatil-arḍu wal-jibālu fa dukkatā dakkataw wāḥidah
Artinya: Dan diangkatlah bumi dan gunung-gunung, lalu dibenturkan keduanya sekali bentur.
Arab-latin: Wa takụnul-jibālu kal-'ihn
Artinya: Dan gunung-gunung menjadi seperti bulu (yang berterbangan).
وَيَسْـَٔلُونَكَ عَنِ ٱلْجِبَالِ فَقُلْ يَنسِفُهَا رَبِّى نَسْفًا
Arab-latin: Wa yas`alụnaka 'anil-jibāli fa qul yansifuhā rabbī nasfā
Artinya: Dan mereka bertanya kepadamu tentang gunung-gunung, maka katakanlah: "Tuhanku akan menghancurkannya (di hari kiamat) sehancur-hancurnya.
وَتَرَى ٱلْجِبَالَ تَحْسَبُهَا جَامِدَةً وَهِىَ تَمُرُّ مَرَّ ٱلسَّحَابِ ۚ صُنْعَ ٱللَّهِ ٱلَّذِىٓ أَتْقَنَ كُلَّ شَىْءٍ ۚ إِنَّهُۥ خَبِيرٌۢ بِمَا تَفْعَلُونَ
Arab-latin: Wa taral-jibāla taḥsabuhā jāmidataw wa hiya tamurru marras-saḥāb, ṣun'allāhillażī atqana kulla syaī`, innahụ khabīrum bimā taf'alụn