NADIKABAR.COM — Pasangan selebriti yang juga pendiri RANS Entertainment, Raffi Ahmad dan Nagita Slavina membagikan tips mengelola investasi untuk mendapatkan uang tambahan. Nagita mengatakan dalam investasi, diversifikasi atau pembagian uang yang dimiliki dalam pos-pos tertentu merupakan kunci utama.
Menurutnya, perlu ada pos keuangan yang diperuntukkan untuk investasi dalam pengembangan bisnis baru milik pribadi, namun ada juga yang dipakai untuk investasi dalam instrumen lain seperti pasar saham.
"Jadi, memang ada (uang) yang memang kita putar buat bisnis baru, untuk coba ini coba itu. Cuma mulai sekarang juga aku sudah memilih gimana caranya juga tetap harus punya instrumen-instrumen yang lain gitu. Kebetulan kalau saham itu juga aku sudah dari 2016-2017 aku mulai-mulai investasi di saham dan akhirnya sekarang karena punya perusahaan. Ya kalau memang ada yang idle ya kita coba cari instrument-instrumen yang lain gitu, deposito gitu," kata wanita yang akrab dipanggil Gigi ini dalam acara Lampung Financial Festival 2026, Sabtu (5/9/2026).
Lebih lanjut, bagi investor pemulai dia menyarankan agar tidak menaruh semua uangnya di dalam satu instrumen, seperti saham. Nagita berharap investor pemula dapat memulai sedikit-sedikit dan dibagi dalam berbagai instrumen, sebagai pengaman jika salah satu instrumen investasi kurang berkembang atau bahkan menimbulkan kerugian.
"Sedikit-sedikit, berasa, tambah lagi. Itu sih mungkin kalau yang mau mulai sih menurut aku jangan pernah coba apa yang kita punya dimasukin semua gitu," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Raffi, mengatakan dirinya masih belajar bagaimana cara berinvestasi dan mengelola keuangan. Namun menurutnya terus belajar adalah kunci utama, karena dengan pengetahuan dan informasi yang bersangkutan bisa menentukan investasi yang pas untuk keperluan pribadi.
"Saya saja di kripto masih baru belajar. Ya saham saja saya baru-baru ngerti diajarin sama Nagita, tapi nggak apa-apa, tidak ada kata terlambat untuk belajar," ujarnya.
Tentu bukan hanya belajar, namun yang bersangkutan juga harus mulai berinvestasi sesuai dengan keyakinan dan hasil belajar masing-masing.
"Jangan pernah takut untuk salah, dan jangan pernah ada kata kalah. Jadi, kalau buat saya hidup itu bukan gagal. Bukan kalah tapi belum berhasil," tegasnya.