"Ya banyak minum air putih. Terus kalau keluar suka pakai masker aja gitu untuk menghindari debu, gitu aja. Minum vitaminlah," kata Dwi di Jalan Rasuna Said, Minggu (18/10).
Dwi berharap hujan cepat turun agar karhutla bisa selesai dan tidak menimbulkan dampak asap. Diharapkan juga karhutla bisa segera berakhir.
"Ya semoga cepat turun hujan aja biar yang di sana tuh cepat padamlah apinya, jadi asapnya nggak ke mana-mana gitu," ungkapnya.
Dwi, yang rutin berolahraga di CFD Rasuna Said, menyebut hari ini udaranya berasa lebih panas. Napas pun dirasa lebih tidak enak dibanding hari biasa.
"Panas. Iya (lebih susah napas)," ungkapnya.
Sebelumnya Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno menyebut angin sudah tidak bertiup ke arah Jawa di tengah potensi dampak asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Meski demikian, Pemprov DKI Jakarta tetap menyiapkan sejumlah langkah antisipasi, termasuk penggunaan water mist dan modifikasi cuaca.