NADIKABAR.COM — Halloween yang diperingati setiap 31 Oktober identik dengan kostum menyeramkan, labu berukir, dekorasi horor, dan tradisi trick or treat atau meminta permen dari rumah ke rumah. Namun, perayaan yang populer di berbagai negara ini memiliki beragam tradisi yang tidak selalu berhubungan dengan pesta kostum.
Di sejumlah wilayah, perayaan menjelang awal November juga menjadi kesempatan untuk mengenang keluarga yang telah meninggal, menyantap makanan tradisional, bermain permainan rakyat, hingga mengadakan festival budaya.
Tradisi tersebut berkembang sesuai sejarah, kepercayaan, dan kebiasaan masyarakat setempat. Beberapa negara merayakan Halloween secara langsung, sedangkan negara lainnya memiliki perayaan berbeda yang waktunya berdekatan dan sama-sama berkaitan dengan penghormatan terhadap orang yang telah meninggal.
Lantas, seperti apa ragam tradisi Halloween dan perayaan sejenis di berbagai negara? Berikut beberapa di antaranya.
1. Amerika Serikat: Trick or treat dan rumah berhantu
Di Amerika Serikat, Halloween identik dengan anak-anak yang mengenakan kostum dan mendatangi rumah warga untuk meminta permen melalui tradisi trick or treat.
Pemilik rumah biasanya menyediakan permen atau makanan ringan untuk dibagikan kepada anak-anak yang datang. Rumah dan halaman juga dihias menggunakan labu berukir, jaring laba-laba buatan, tengkorak, hingga ornamen hantu.
Selain itu, sebagian masyarakat mengadakan pesta kostum, mengunjungi atraksi rumah berhantu, atau menonton film horor bersama keluarga dan teman.
Tradisi tersebut menjadikan Halloween sebagai salah satu perayaan tahunan yang menonjolkan hiburan, kreativitas, dan kegiatan bersama masyarakat.
2. Irlandia: Festival api unggun dan permainan tradisional
Irlandia memiliki hubungan sejarah yang erat dengan Halloween karena perayaan ini berakar dari Samhain, festival kuno masyarakat Kelt yang menandai berakhirnya musim panen dan dimulainya musim dingin.
Hingga kini, sejumlah tradisi Halloween di Irlandia masih mempertahankan unsur cerita rakyat dan kebiasaan lama. Di beberapa daerah, masyarakat mengadakan api unggun, festival bertema legenda Kelt, serta parade dan pertunjukan.
Ada pula permainan tradisional seperti apple bobbing, yakni mengambil apel dari wadah berisi air menggunakan mulut tanpa bantuan tangan.
Makanan juga menjadi bagian dari perayaan. Salah satunya adalah barmbrack, roti manis dengan buah kering yang secara tradisional dapat berisi benda kecil sebagai bagian dari permainan ramalan keberuntungan.
Kini, tradisi tersebut hadir berdampingan dengan pesta kostum dan kegiatan Halloween modern.
3. Meksiko: Día de los Muertos untuk mengenang orang terkasih