"Layanan yang tersedia cukup lengkap, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, gigi, kebidanan dan USG, laboratorium, pemeriksaan mata, hingga pemberian obat-obatan. Kita juga menghadirkan tenaga kesehatan dari berbagai bidang untuk mendukung pelayanan tersebut," tambahnya.

Mahendro menjelaskan dalam Rail Clinic, terdapat dua dokter umum, dua dokter gigi, 10 paramedis, dua apoteker, dua analis, serta dua refraksionis optisien yang bertugas memberikan pelayanan kepada masyarakat.

"Tenaga kesehatan tersebut memastikan warga mendapatkan pemeriksaan sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Terutama warga yang rumahnya dekat dengan rel kereta api," jelasnya.

Mahendro menuturkan, Rail Clinic tidak hanya berfokus pada pemeriksaan dan pengobatan. Kereta dengan 6 gerbong itu, tersebut juga menjadi sarana edukasi mengenai pola hidup bersih dan sehat, pencegahan penyakit, serta keselamatan di sekitar jalur kereta api

"Kita juga menyalurkan sejumlah bantuan untuk mendukung kesehatan dan aktivitas para siswa. Sebanyak 50 kacamata diberikan kepada murid SD Negeri 45 Gresik dan SD Negeri Kambingan Cerme," tuturnya.

Selain itu, lanjut Mahendro, KAI juga membagikan 50 paket oral hygiene, 50 tas sekolah beserta alat tulis, serta peralatan olahraga bagi sekolah dasar yang mengikuti kegiatan. Sebanyak 15 paket gizi juga diberikan kepada ibu hamil.