"Melalui Rail Clinic, kami tidak hanya memberikan pengobatan ketika masyarakat membutuhkan, tetapi juga mengedepankan edukasi dan pencegahan. Kami berharap masyarakat semakin sadar untuk menjaga kesehatan sejak dini dan memahami pentingnya keselamatan di sekitar jalur kereta api," ujarnya.

Di tengah layanan kesehatan, Stasiun Cerme juga menjadi ruang belajar bagi anak-anak melalui kehadiran Rail Library. Rail Library juga dilengkapi fasilitas e-Library berupa monitor layar sentuh yang menyediakan koleksi bacaan digital dan video edukatif. Fasilitas tersebut memberikan pengalaman belajar yang lebih interaktif dengan memanfaatkan teknologi digital.

"Kesehatan jasmani dan kecerdasan merupakan bekal penting bagi generasi penerus. Karena itu, kami menghadirkan Rail Library bersamaan dengan Rail Clinic. Harapannya, masyarakat tidak hanya mendapatkan manfaat dari sisi kesehatan, tetapi juga memperoleh pengalaman belajar yang dapat menumbuhkan minat baca dan memperluas wawasan," tutur Mahendro.

KAI Daop 8 Surabaya menyatakan akan terus memperkuat program TJSL yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Program tersebut tidak hanya diarahkan pada pemberian bantuan, tetapi juga peningkatan kualitas hidup, edukasi, dan upaya mendorong kemandirian masyarakat.

"Kami ingin keberadaan KAI memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di sepanjang jalur kereta api. Melalui Rail Clinic, Rail Library, dan berbagai program lainnya, kami ingin memastikan bahwa perjalanan kereta api tidak hanya menjadi sarana mobilitas, tetapi juga membawa misi kesehatan, pengetahuan, keselamatan, dan kesejahteraan bagi masyarakat," pungkasnya.