Forum ini menjadi ruang pertemuan antara pemerintah, investor, rumah produksi, dan jaringan industri internasional. Berbagai diskusi membahas penguatan kebijakan perfilman, akses pembiayaan, pengembangan talenta, serta peluang produksi bersama lintas negara.

Salah satu pembahasan melibatkan Asian Film Alliance Network (AFAN) terkait pengembangan kerja sama dan pendanaan film. Forum tersebut juga mengangkat kesiapan proyek perfilman untuk menarik investasi serta memperluas akses distribusi ke pasar internasional.

Untuk mendukung pengembangan industri, Pemprov DKI Jakarta terus memperkuat peran Jakarta Film Commission (JFC) melalui layanan Filming in Jakarta. Layanan ini mempermudah pelaku industri memperoleh informasi lokasi syuting, mengurus perizinan, dan mengoordinasikan kebutuhan produksi.