Di Balai Kota Jakarta, masyarakat dapat mengakses sejumlah layanan, seperti pengurusan paspor, layanan samsat, perizinan, hingga layanan dari Bank Jakarta. Selain itu, terdapat juga kegiatan seni, pemutaran film, permainan tradisional, kuliner, dan aktivitas komunitas.
Rano menyebut Namu Balai Kota sebelumnya telah diuji coba pada 3 Oktober 2026. Dari uji coba itu, Pemprov DKI Jakarta melakukan evaluasi untuk memperbaiki kekurangan dalam penyelenggaraan berikutnya. Namu Balai Kota direncanakan berlangsung setiap dua pekan selama 2026.
Pemprov DKI Jakarta akan mengevaluasi pelaksanaannya untuk menentukan kemungkinan perubahan frekuensi kegiatan pada tahun depan.
"Kita rencana dua minggu selama tahun 2026. Tapi tahun depan kita lihat kalau dianggap kurang, ya enggak tahu, mungkin tiap minggu Wakil Gubernur jadi penerima tamu di sini. Kita evaluasi," imbuhnya.