Lebih lanjut, Denis juga sependapat dengan Menko Airlangga bahwa kedepannya akan semakin banyak menteri, delegasi bisnis, bahkan keluarga kerajaan dari Eropa yang akan berkunjung ke Indonesia, dan salah satunya untuk memanfaatkan sisi positif dari keberadaan IEU CEPA ini. Termasuk pada akhir Oktober atau awal November nanti, Komisioner Perdagangan dan Keamanan Ekonomi Uni Eropa Maros Sefcovic juga akan berkunjung ke Indonesia.
"Selain itu, pertemuan semacam ini memungkinkan Negara-Negara Anggota Uni Eropa untuk lebih banyak berinteraksi dengan kementerian terkait, sehingga kita dapat mempersiapkan implementasi CEPA dan membuka potensi investasi seperti yang telah Pak Menko Airlangga sebutkan. Kami sangat senang bahwa APINDO juga mengusulkan Joint Task Force sehingga pelaku bisnis dapat terlibat dalam persiapan CEPA, baik di tingkat teknis maupun secara bilateral dengan Negara-Negara Anggota Uni Eropa," tutup Denis.
Turut hadir dalam agenda kali ini, yaitu Menteri Perdagangan Budi Santoso; Wakil Menteri Perindustrian Faisol Riza; Jajaran Eselon I dari Kemenko Perekonomian, Kemenko Pangan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian; Ambassador dari negara Jerman, Swedia, Irlandia, Belgia, Belanda, Portugal, Yunani, Polandia, dan Slowakia; Deputy Head of Mission dari negara Denmark, Finlandia, Siprus, Prancis, Spanyol, Italia, Bulgaria, dan Kroasia; dan perwakilan dari Kedubes Ceko dan Austria.