Selain pameran produk, kegiatan ini juga menghadirkan forum bisnis, workshop, serta ruang interaksi antara pelaku usaha dan calon pembeli.

Penyelenggara menargetkan sebanyak 80 ribu pengunjung dengan potensi transaksi ritel mencapai Rp100 miliar serta potensi kontrak dagang senilai 2,7 juta dolar AS.

Ajang ini diharapkan menjadi sarana memperluas akses pasar bagi produk kriya daerah sekaligus mendorong regenerasi perajin muda.