Menurut Husein, sedikitnya ada tiga hal yang perlu diperbaiki, yakni sistem pengendalian bahan baku, pengawasan proses pengolahan, serta kontrol kualitas makanan.
"Harus ada pencatatan rinci asal bahan, tanggal masuk, dan standar kelayakan sebelum digunakan agar bahan yang masuk terjamin keamanannya sejak awal," jelasnya.
Selain itu, pengawasan harus dilakukan secara berjenjang mulai dari penerimaan bahan, proses pengolahan hingga makanan disajikan kepada penerima manfaat.
Husein juga mendorong adanya pengujian sampel makanan secara berkala dengan dukungan peralatan berbasis teknologi dan medis untuk memastikan makanan aman dikonsumsi.
"Standar keamanan pangan harus ditegakkan tanpa kompromi. Harus ada uji atau tes terhadap makanan yang semestinya menggunakan peralatan berbasis teknologi dan medical," tegasnya.
Dia juga meminta SPPG yang terbukti tidak memenuhi persyaratan dan melanggar petunjuk teknis untuk diberikan sanksi tegas.
"Kami merekomendasikan agar SPPG yang tidak memenuhi syarat dan tidak sesuai dengan petunjuk teknis yang berlaku segera dihentikan sementara atau ditutup. Jangan sampai demi kelancaran administrasi, keselamatan dan kesehatan masyarakat justru dikorbankan," kata Husein.