NADIKABAR.COM — Tim Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Aceh menyita sejumlah barang yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban saat merazia kamar hunian warga binaan Lapas Kelas IIA Banda Aceh.

Kepala Bidang Kepatuhan Internal Kantor Wilayah Ditjenpas Aceh Edi Mulyono di Banda Aceh, Senin, mengatakan petugas tidak menemukan narkotika maupun telepon genggam dalam razia tersebut.

Namun, petugas menemukan lima unit pemanas air, dua sendok, pisau, colokan listrik, gorden, kipas, pembatas tempat tidur, jaring serangga, serta botol kaca parfum.

"Selanjutnya barang-barang tersebut disita untuk dimusnahkan. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan guna memastikan fasilitas yang berada di blok hunian maupun lingkungan lapas digunakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," katanya.

Edi mengatakan razia merupakan implementasi arahan pimpinan untuk memastikan blok hunian warga binaan dalam keadaan aman dan tertib serta terbebas dari peredaran barang terlarang.

"Razia blok hunian warga binaan sebagai langkah penertiban dan deteksi dini sehingga Lapas Kelas IIA Banda Aceh tetap dalam keadaan yang kondusif serta terbebas dari peredaran barang-barang terlarang," katanya.

Selain merazia kamar hunian, tim Kantor Wilayah Ditjenpas Aceh melakukan inspeksi mendadak terhadap rumah dinas Lapas Kelas IIA Banda Aceh guna memastikan pemanfaatan barang milik negara (BMN) sesuai ketentuan.

Menurut Edi, pemeriksaan tersebut merupakan tindak lanjut surat Direktorat Jenderal Pemasyarakatan terkait pengawasan dan penertiban barang serta fasilitas hunian.

"Inspeksi ini untuk mengecek rumah dinas yang merupakan barang milik negara sesuai prosedur serta tidak terdapat adanya penambahan yang tidak sesuai peruntukan," katanya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, rumah dinas jajaran Lapas Banda Aceh dalam kondisi baik dan utuh sesuai laporan yang disampaikan sebelumnya.

Tim juga tidak menemukan penambahan bangunan yang tidak sesuai dengan peruntukan.

Edi mengingatkan seluruh jajaran untuk menjaga kedisiplinan dan profesionalitas dalam pemanfaatan fasilitas negara.

"Pengecekan rumah dinas sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjalankan arahan yang telah disampaikan. Saya berharap seluruh jajaran dapat bekerja sama dan saling mendukung sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan baik," katanya.

Tim Ditjenpas Aceh juga memeriksa dapur Lapas Banda Aceh guna memastikan barang milik negara di fasilitas tersebut digunakan sesuai dengan peruntukan.