Kesempatan emas datang menjelang akhir babak pertama. Berdiri dalam posisi menjanjikan di depan gawang, Yamal gagal memaksimalkan peluang untuk menyamakan kedudukan.

Pada menit ke-78, pemain berusia 19 tahun itu kembali mengancam setelah melewati beberapa pemain Madrid. Sayangnya, tembakannya masih melebar tipis dari sasaran.

Kegagalan tersebut memicu kritik terhadap ketajaman Yamal dalam pertandingan besar. Sejumlah warganet mempertanyakan performanya ketika Barcelona membutuhkan gol.

"gawang segede itu malah nembak ke LED board," sindir @Ear4477.

"Yamal hatinya di gelaran Ballon dor bukan di pertandingan ini. Peluang di depan Gawang aja, malah tendangannya gak jls," ucap @BarCk_14.

"gausah kasih balon dor tuh yamal, depan gawang melompong gtu malah nembak ke kameramen," kata @flynmlbb.

Nasib berbeda dialami Mbappe yang banjir pujian berkat penampilan gemilangnya. Dua gol penyerang Prancis itu memastikan kemenangan penting Madrid sekaligus mengantarkannya mencapai 100 gol bersama Los Blancos.

Mbappe membutuhkan 116 pertandingan untuk mencapai tonggak tersebut sejak bergabung dengan Real Madrid pada 2024. Ia juga dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan.