CLEO menambah kapasitas produksinya pada 2026 dengan membuka fasilitas baru di sejumlah wilayah.

Pabrik baru CLEO di Palu mulai dioperasikan pada kuartal III 2026. Sementara fasilitas produksi di Pontianak dan Pekanbaru dijadwalkan beroperasi pada kuartal IV 2026.

Penambahan fasilitas tersebut akan memperluas jaringan produksi CLEO yang saat ini terdiri dari 33 pabrik air minum di berbagai kota. Ekspansi dilakukan setelah perseroan mencatat pertumbuhan kinerja pada semester I 2026.

Penjualan bersih CLEO pada enam bulan pertama 2026 tercatat Rp1,69 triliun, naik 23,78% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,37 triliun. Laba bersih juga meningkat 27,04% menjadi Rp262,51 miliar dari sebelumnya Rp206,64 miliar.

Segmen produk botol menjadi kontributor terbesar terhadap penjualan perseroan. Sementara itu, untuk memperluas distribusi pada paruh kedua tahun ini, CLEO kini memiliki sekitar 11.000 mitra distribusi dan 500 titik distribusi internal.

CLEO juga menambah produk baru melalui peluncuran CLEO Galon Praktis 15 Liter pada 5 September 2026. Produk tersebut menggunakan kemasan yang 100% bebas bisphenol-A (BPA).

MBMA menyiapkan aksi pembelian kembali saham atau buyback. Jumlah saham yang akan dibeli kembali maksimal mencapai 1,47 miliar lembar.

Untuk aksi tersebut, MBMA menyiapkan dana paling banyak Rp1,38 triliun. Nilai tersebut sudah termasuk biaya perantara pedagang efek serta biaya lain yang berkaitan dengan pelaksanaan buyback.

Perseroan memperkirakan aksi pembelian kembali saham tersebut tidak akan menurunkan pendapatan maupun memengaruhi biaya pembiayaan.

Berdasarkan perhitungan proforma dengan mengacu pada laporan keuangan konsolidasian per 31 Maret 2026, laba per saham dasar berada di level US$0,00028 dan tidak mengalami perubahan material.

Sementara itu, laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk tetap tercatat sebesar US$29,95 juta. Dalam perhitungan proforma tersebut, rata-rata tertimbang jumlah saham beredar turun dari 107,99 miliar menjadi 106,53 miliar lembar.

Pelaksanaan buyback saham MBMA dijadwalkan berlangsung paling lama tiga bulan, mulai 17 September hingga 16 Desember 2026.