Meski begitu, populasi yang menua juga memberikan tekanan yang besar terhadap perekonomian terbesar keempat di dunia itu. Pasalnya, banyaknya populasi usia tua turut meningkatkan biaya perawatan lansia dan mengurangi angkatan kerja.

Meskipun generasi saat ini memiliki harapan hidup lebih panjang, populasi Jepang yang berjumlah 123 juta jiwa terus menurun seiring dengan angka kelahiran yang mencapai rekor terendah. Negara ini juga telah membuka pintu bagi pekerja terampil dan buruh dalam beberapa tahun terakhir, meskipun pemerintah baru-baru ini memperketat persyaratan visa di tengah meningkatnya sentimen anti-asing.

Lihat juga Video '5 Warganya Hilang saat Banjir Nepal, Jepang Ambil Langkah Darurat':