NADIKABAR.COM — Rektor Universitas Indonesia (UI) Prof Heri Hermansyah buka-bukaan perihal biaya kuliah di UI. Ia menepis citra yang tersebar selama ini bahwa kuliah di UI itu mahal. Menurutnya, persepsi tersebut membuat sebagian calon mahasiswa, terutama dari luar daerah, ragu untuk mendaftar ke UI.
"UI misalnya selalu diimejkan mahal karena ada di Jakarta, gaya hidup metropolitan, sehingga mahasiswa yang dari daerah kadang takut untuk kemudian mendaftar di UI karena imej mahal tadi. Padahal tadi UI ini bisa diakses oleh siapa pun dari mana pun," kata Heri kepada wartawan usai acara Wisuda Tahun Akademik 2025/2026 di Gedung Balairung UI Depok, Jawa Barat pada Jumat (21.8.2026).
Heri menyebut biaya kuliah di UI dimulai dari Rp 500 ribu dan paling mahal Rp 20 juta. Biaya tersebut juga masih bisa disesuaikan dengan kondisi ekonomi terbaru mahasiswa.
Heri juga mengungkap sebuah fenomena perihal kondisi ekonomi mahasiswanya. Ia menyorot kelompok mahasiswa yang berasal kelas ekonomi menengah atau 'pas-pasan'.
Menurutnya, kelompok ini justru dapat menghadapi dilema dalam membiayai pendidikan. Mereka tidak masuk kategori keluarga miskin yang umumnya memiliki akses terhadap berbagai skema bantuan, tetapi juga tidak cukup kuat secara finansial untuk membayar seluruh kebutuhan pendidikan secara mudah.