"Jadi kita ada beasiswa-beasiswa, baik yang berasal dari Dana Abadi, misalnya ada beasiswa Dana Abadi kita berikan beasiswa Dana Abadi dari yang berasal dari Dato' Sri Tahir misalnya, kita ada beasiswa kepemimpinan untuk misalnya aktivis BEM S1, BEM S2," katanya.

Selain menyediakan berbagai beasiswa, UI juga menerapkan kebijakan Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang berkeadilan. Skema ini dirancang untuk mahasiswa yang tengah mengalami krisis ekonomi.

"Inilah yang kemudian kita ada UKT yang berkeadilan, yang kemudian bisa banding (penyesuaian) di tiap semester tergantung dengan kondisi ekonomi mereka," jelas Heri.

UI juga terus menggandeng mitra untuk menarik beasiswa bagi mahasiswa. Mulai dari pemerintah, perusahaan pemerintah, perusahaan swasta, dan lainnya.

"Nah kemudian juga setelah mereka memiliki indeks prestasi (IP atau IPK) tadi, kita bisa bantu mereka untuk mendapatkan beasiswa dari korporasi, dari dunia usaha ataupun dunia industri. Ada banyak perusahaan yang menjadi mitra UI yang menawarkan beasiswa untuk mahasiswa kita dengan persyaratan misalnya beasiswa yang berupa prestasi. Jadi kita dorong mahasiswa-mahasiswa kita," katanya.