NADIKABAR.COM — Renault Group akan memperketat kebijakan kolaborasi pengembangan kendaraan dengan produsen lain, untuk memastikan setiap model memiliki identitas yang berbeda dengan yang lainnya.

CarsCoops pada Jumat melaporkan bahwa langkah ini diambil setelah karakter manajemen menilai diferensiasi sejumlah mobil hasil kerja sama, termasuk Renault 5 E-Tech dan Nissan Micra EV, belum cukup kuat.

CEO Renault Group, François Provost, menyampaikan perubahan pendekatan tersebut dalam Paris Motor Show 2026.

Ia menegaskan, kerja sama berbagi platform dan teknologi tidak boleh menghilangkan karakter khas setiap merek.

Provost menilai, Renault sebelumnya belum menetapkan persyaratan diferensiasi yang memadai dalam kemitraan pengembangan kendaraan.