NADIKABAR.COM — Presiden Prabowo Subianto mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dalam kegiatan industri di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP), Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara.

Ia meminta pengelolaan limbah dilakukan dengan baik untuk menjaga kualitas air dan udara. Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan 11 proyek hilirisasi dengan total investasi mencapai Rp 180 triliun atau sekitar US$ 10,2 miliar.

"Saya juga percaya saudara akan menjaga lingkungan, akan menjaga keselamatan, dan juga kita akan mempertahankan kualitas daripada air dan udara kita. Perhatikan pengelolaan limbah dengan baik," kata Prabowo dalam acara tersebut, disiarkan YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (8/10/2026).

Prabowo menekankan keberlangsungan industri harus tetap memperhatikan kelestarian lingkungan. Menurutnya, tanggung jawab tersebut juga berkaitan dengan masa depan generasi mendatang.

"Saudara-saudara sekalian, masa depan kita, kita hadapi dengan baik, dengan penuh rasa tanggung jawab untuk anak dan cucu kita," ujarnya.

Sebagai informasi, sebanyak 11 proyek hilirisasi yang diresmikan Prabowo terdiri dari 4 proyek industri yang memasuki tahap komersialisasi dan 7 proyek pembangunan pabrik baru.

Seluruh proyek tersebut berlokasi di kawasan IWIP yang menjadi salah satu pusat hilirisasi mineral kritis di Indonesia. Prabowo juga meluncurkan ekspor perdana baterai kendaraan listrik yang dihasilkan dari proyek industri di kawasan tersebut.

"Hari ini kita akan meluncurkan ekspor perdana baterai kendaraan listrik, kemudian kita akan meluncurkan 11 proyek hilirisasi terdiri dari komersialisasi 4 proyek industri dan pembangunan 7 proyek baru di kawasan Indonesia Weda Bay Industrial Park," ujar Prabowo.

Berdasarkan paparan Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani, proyek di IWIP mencakup industri baterai berbasis nikel, produksi baterai aluminium elektrolit, alat berat berbasis listrik, hingga material baterai kendaraan listrik.