NADIKABAR.COM — Warga memasang plang bertuliskan 'Rumah Ini Dijual, Hubungi Pemerintah Kota Cimahi Untuk Investasi Pabrik'. Hal itu merupakan puncak kekesalan warga terhadap aktivitas pabrik cokelat yang berdiri tepat di samping rumah mereka.
Direktur operasional pabrik cokelat, Pantober, mengatakan bahwa persoalan yang timbul tim redaksi perusahaan dengan warga sebetulnya sudah diselesaikan beberapa waktu sebelumnya.
"Ya seperti persiapan limbah yang dituduhkan warga, kami sudah melakukan perbaikan sesuai arahan DLH Kota Cimahi. Kemudian dampak lain yang dirasakan warga, soal roasting cokelatnya yang dianggap bising dan berbau, itu dihentikan secara total sesuai arahan DLH provinsi dan Cimahi," kata Pantober saat ditemui, Senin (31/8/2026).
Di sisi lain, pihak perusahaan mengaku sudah rutin menjalin komunikasi dengan warga khususnya RW 28.
"Jadi sejak tahun 2021 kami membangun komunikasi lintas RW, utamanya dengan RW 28 yang kebetulan kami ada di lingkungan tersebut. Kami dengan warga RW 28 bahkan sudah memberikan kontribusi untuk kebutuhan sosial, salah satunya pembuatan sumur bor," kata Pantober.