NADIKABAR.COM — PT Virtus Technology Indonesia menyoroti pentingnya tata kelola data dan keamanan untuk mengantisipasi perkembangan pesat teknologi kecerdasan buatan (AI).
Hal ini merespons isu perlambatan pengembang AI yang diserukan sejumlah tokoh dunia teknologi.
Virtus menilai penggunaan teknologi AI di lingkup perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas mulai masif di tengah perkembangan teknologi AI itu sendiri.
Direktur Virtus Technology Indonesia Christian Atmaja mengatakan ada beberapa faktor yang menjadi perhatian bagi perusahaan-perusahaan tersebut dalam mempertimbangkan sejauh mana penggunaan AI di perusahaannya.
"Diskusinya saat ini di berbagai macam enterprise itu bukan (hanya) apa yang bisa AI lakukan, tetapi bagaimana AI di company dapat memberikan certainty, predictability, scalability, security, dan data governance," katanya dalam Media Roundtable Virtus Showcase 2026, Jakarta, Selasa (13/10).