Kamera utamanya memiliki resolusi 200 MP dengan optical image stabilization (OIS). Kamera tersebut ditemani telephoto 50 MP dengan OIS dan ultrawide 8 MP. Sementara kamera depan beresolusi 32 MP.
Kamera utama 200 MP mampu menghasilkan foto dengan detail tajam, terutama dalam kondisi pencahayaan memadai. Dynamic range tergolong baik sehingga area terang dan bayangan masih dapat ditampilkan cukup seimbang.
Reproduksi warnanya cenderung sedikit dingin pada sejumlah kondisi. Meski demikian, hasil foto tetap terlihat menarik tanpa pengolahan warna yang terlalu agresif.
Kehadiran kamera telephoto 50 MP menjadi nilai tambah. Kamera ini menawarkan optical zoom sekitar 2,5x dengan focal length setara 60mm, sehingga cocok untuk memotret portrait maupun objek dari jarak menengah.
Desain floating telephoto juga memungkinkan pengambilan foto makro dari jarak sekitar 10 cm. Kemampuan ini memberikan fleksibilitas lebih dibandingkan kamera makro beresolusi rendah yang biasa ditemukan pada HP kelas menengah.
Sayangnya, kamera ultrawide 8 MP masih menjadi titik lemah Poco F9 Pro. Detail foto tidak setajam kamera utama maupun telephoto, terutama ketika pencahayaan mulai berkurang.
Perbedaan kualitas antarkamera tersebut perlu dipertimbangkan oleh pengguna yang sering memotret pemandangan atau menggunakan lensa ultrawide.
Untuk video, Poco F9 Pro mendukung perekaman hingga 4K 60fps. Kualitas rekamannya tergolong baik dengan stabilisasi yang efektif, meski konsistensi warna antarlensa dan fleksibilitas perpindahan kamera saat merekam masih perlu penyempurnaan.
Secara keseluruhan, peningkatan kamera utama 200 MP dan telephoto 50 MP membuat Poco F9 Pro lebih fleksibel untuk fotografi dibandingkan HP yang hanya mengandalkan kamera utama beresolusi tinggi. Berikut hasil jepretan kamera HP ini:
Poco F9 Pro menawarkan kombinasi menarik antara performa kencang, layar AMOLED 185Hz, audio Bose, dan baterai awet. Kamera utama 200 MP serta telephoto 50 MP juga membuat HP ini tidak hanya unggul untuk gaming, tetapi juga cukup mumpuni untuk fotografi.
Meski demikian, ada sejumlah kekurangan yang perlu diperhatikan. Kamera ultrawide 8 MP masih tertinggal, bobot 206 gram tergolong berat, dan suhu perangkat dapat meningkat saat menjalankan game berat. Refresh rate 185Hz juga belum bisa dimanfaatkan semua aplikasi, sementara HyperOS masih membutuhkan penyempurnaan.
Jadi, apakah Poco F9 Pro layak dibeli?
Dengan harga promo Rp 12 jutaan, Poco F9 Pro layak dipertimbangkan bagi pengguna yang mengutamakan performa gaming, daya tahan baterai, dan pengalaman multimedia. Namun, pengguna yang memprioritaskan kamera ultrawide berkualitas tinggi atau HP berbobot ringan mungkin perlu melirik alternatif lain.
Secara keseluruhan, Poco F9 Pro menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan performa kelas flagship, baterai awet, dan kamera serbaguna tanpa harus membeli HP flagship termahal.