NADIKABAR.COM — Tecno Pova 8 Pro 5G hadir di Indonesia dengan harga Rp 5.999.000. HP ini menawarkan desain futuristis dengan lampu Mini LED, layar AMOLED 144Hz, kamera Sony 50 MP, serta baterai besar 6.500 mAh.

Daya tariknya bukan hanya tampilan yang berbeda, tetapi juga kombinasi fitur untuk gaming dan penggunaan sehari-hari. Meski demikian, chipset Dimensity 7400 Ultimate yang digunakan belum menjadi pilihan paling kencang di kelas harganya.

Lantas, seberapa kencang performa gaming Tecno Pova 8 Pro 5G? Bagaimana kualitas kamera dan daya tahan baterainya? Simak hasil pengujian NadiKabar berikut ini.

Salah satu daya tarik utama Tecno Pova 8 Pro 5G terletak pada desainnya. Tecno mengusung konsep Interstellar Spaceship Design yang terinspirasi dari tampilan pesawat luar angkasa.

Unit yang direview NadiKabar hadir dalam balutan warna Tundra Green. Warna hijau bernuansa militer ini memberikan kesan tangguh sekaligus futuristis, berbeda dari kebanyakan HP kelas menengah yang mengandalkan finishing polos atau mengilap.

Bagian belakang menampilkan perpaduan warna hijau gelap dan hijau keabu-abuan dengan pola geometris menyerupai panel logam pada pesawat luar angkasa. Tekstur berpola kotak-kotak kecil di sepanjang tepian bodi semakin memperkuat kesan industrial.

Sejumlah detail turut mempercantik tampilannya, mulai dari aksen menyerupai baut, garis-garis tegas, tulisan POVA yang disusun vertikal, hingga sentuhan oranye pada beberapa bagian. Kombinasi tersebut membuat Tundra Green terlihat berkarakter tanpa terkesan terlalu mencolok.

Pusat perhatian berada pada modul kamera berbentuk segitiga dengan sudut membulat yang dilengkapi Alive Matrix Display. Fitur ini memanfaatkan 177 lampu Mini LED untuk menampilkan beragam animasi cahaya.

Efek pencahayaan dapat merespons lebih dari 49 skenario, termasuk notifikasi, panggilan masuk, pengisian daya, hingga aktivitas gaming. Meski bukan fitur wajib, Alive Matrix memberikan karakter tersendiri pada perangkat ini.

Menariknya, Tecno mampu mempertahankan bodi yang relatif ramping. Ketebalannya hanya 7,39 mm dengan bobot 189 gram, cukup impresif mengingat baterai yang dibawanya mencapai 6.500 mAh.

Konstruksinya masih mengandalkan material plastik sehingga sensasi premiumnya belum sepenuhnya menyamai HP dengan rangka logam.

Sebagai kompensasi, Tecno membekalinya dengan sertifikasi IP66, IP68, IP69, dan IP69K untuk perlindungan terhadap debu serta air dalam kondisi pengujian tertentu. Ada pula tombol khusus yang dapat disesuaikan untuk mengakses fungsi pilihan pengguna.

Secara keseluruhan, desain menjadi salah satu keunggulan terbesar Tecno Pova 8 Pro 5G. Khusus varian Tundra Green, perpaduan warna hijau militer, aksen oranye, dan detail industrial membuatnya tampil berbeda tanpa mengorbankan bodi yang ramping.

Tecno Pova 8 Pro 5G dibekali layar HyperLux AMOLED berukuran 6,78 inch dengan resolusi 1.5K (2.644 x 1.208 piksel). Panel ini mendukung refresh rate hingga 144Hz dan dilindungi Corning Gorilla Glass 7i.

Kualitas layarnya menjadi salah satu nilai jual paling kuat. Panel AMOLED menghasilkan warna hidup, kontras tinggi, serta tampilan hitam yang pekat.

Resolusi 1.5K membuat teks dan gambar terlihat tajam. Pengalaman menonton video, menjelajahi media sosial, maupun membaca artikel terasa menyenangkan berkat bidang layar yang luas.

Tecno mengklaim tingkat kecerahan mencapai 1.600 nits dalam mode High Brightness Mode (HBM), sedangkan angka puncak 4.500 nits berlaku pada kondisi tertentu.

Refresh rate 144Hz menjanjikan animasi mulus. Namun, tidak semua aplikasi otomatis berjalan pada refresh rate tertinggi. Sejumlah aplikasi masih menggunakan 60Hz atau 90Hz, sementara dukungan 144Hz terbatas pada aplikasi tertentu.

Dua speaker stereo dengan dukungan Dolby Atmos turut melengkapi pengalaman multimedia. Konfigurasi ini menjadi nilai tambah untuk menonton film maupun bermain game.

Berbeda dari sebagian HP gaming yang lebih mengutamakan performa, Tecno memberikan perhatian cukup besar pada sektor fotografi.

Pova 8 Pro 5G mengandalkan kamera utama 50 MP dengan sensor Sony LYTIA 700C berukuran 1/1,56 inch. Kamera tersebut dilengkapi optical image stabilization (OIS) untuk membantu mengurangi guncangan saat mengambil foto maupun merekam video.

Kombinasi sensor dan OIS menjadi modal menjanjikan untuk menghasilkan foto dengan detail baik, terutama dalam kondisi pencahayaan memadai. OIS juga membantu mengurangi risiko foto buram akibat guncangan tangan ketika memotret malam hari.

Selain kamera utama, tersedia kamera ultrawide 8 MP untuk memotret pemandangan atau objek dengan sudut pandang lebih luas.

Kamera ultrawide memberikan fleksibilitas tambahan, tetapi resolusinya lebih rendah dibandingkan kamera utama. Perbedaan kualitas detail berpotensi lebih terlihat ketika memotret dalam pencahayaan kurang ideal.

Sementara itu, kamera depan 13 MP disiapkan untuk kebutuhan selfie dan panggilan video. Berikut hasil jepretan kamera Tecno Pova 8 Pro 5G:

Tak hanya mengandalkan kemampuan hardware, Tecno turut membekali Pova 8 Pro 5G dengan sejumlah fitur kecerdasan buatan (AI) untuk membuat fotografi lebih kreatif.

Salah satunya AI Sky Shop, yang memungkinkan pengguna mengubah tampilan langit dalam foto. Fitur ini menarik untuk mempercantik foto pemandangan tanpa harus melakukan penyuntingan rumit menggunakan aplikasi tambahan.

Ada pula Portrait AIGC yang memanfaatkan teknologi AI generatif untuk menghasilkan variasi foto potret dengan tampilan lebih kreatif.

Kemampuan AI tidak berhenti pada aplikasi kamera. Di bagian galeri, Tecno menyediakan AI Studio yang menawarkan sejumlah fitur penyuntingan foto berbasis kecerdasan buatan.

Salah satu yang paling berguna adalah kemampuan menghapus objek yang mengganggu dalam foto. Berdasarkan pengujian NadiKabar, hasil penghapusannya tergolong rapi sehingga area bekas objek terlihat menyatu dengan bagian sekitarnya.

Fitur lain yang tak kalah menarik adalah kemampuan memperluas gambar menggunakan AI. Pengguna bisa menambahkan area di luar bingkai foto asli, sementara AI akan menghasilkan konten baru untuk mengisi ruang tersebut.

Hasilnya cukup memuaskan. AI mampu menghasilkan perluasan gambar yang terlihat menyatu dengan foto asli, menjadikan fitur ini berguna ketika ingin memperbaiki komposisi atau membuat foto terlihat lebih luas.

Tecno Pova 8 Pro 5G mengandalkan chipset MediaTek Dimensity 7400 Ultimate 5G yang dipadukan dengan chip grafis tambahan P1 buatan Tecno. Perangkat ini membawa RAM 8 GB dan penyimpanan internal 256 GB.

Untuk mengetahui kemampuan pemrosesannya, NadiKabar menjalankan sejumlah aplikasi benchmark. Hasilnya, skor AnTuTu berhasil menembus satu juta poin.

Berikut hasil pengujian Tecno Pova 8 Pro 5G:

Skor AnTuTu 1.060.789 poin menunjukkan kemampuan pemrosesan yang menjanjikan untuk aktivitas harian, multitasking, hingga gaming.

Sementara itu, skor Geekbench single-core 925 dan multi-core 3.363 memberikan gambaran kemampuan prosesor dalam menangani tugas yang menggunakan satu maupun beberapa inti sekaligus.

Meski demikian, benchmark sintetis bukan satu-satunya penentu performa gaming. Stabilitas frame rate, pengaturan grafis, optimalisasi game, dan suhu perangkat tetap berpengaruh.

Untuk menjaga suhu, Tecno memasang sistem pendingin vapor chamber seluas 5.000 mm persegi yang membantu menyebarkan panas ketika prosesor bekerja keras.

Dari sisi perangkat lunak, Pova 8 Pro 5G menjalankan HiOS 16 dengan sejumlah fitur Tecno AI. Sayangnya, dukungan pembaruan sistem operasi yang dijanjikan hanya dua generasi.

Secara keseluruhan, performanya cukup menjanjikan untuk penggunaan harian dan gaming, meski bukan yang paling kencang di kelas harga Rp 6 jutaan.

Tecno Pova 8 Pro 5G dibekali baterai 6.500 mAh, kapasitas yang tergolong besar untuk HP dengan ketebalan hanya 7,39 mm. Daya tampung tersebut tersebut memberikan keuntungan bagi pengguna yang memiliki mobilitas tinggi dan tidak ingin terlalu sering mencari colokan listrik.

Untuk aktivitas seperti browsing, media sosial, streaming video, dan komunikasi, daya tahannya berpotensi mencukupi penggunaan seharian dengan nyaman. Bahkan, penggunaan ringan dapat membuat baterai bertahan lebih lama.

Namun, ketahanan sebenarnya tetap dipengaruhi tingkat kecerahan layar, penggunaan jaringan 5G, refresh rate, dan intensitas bermain game.

Dalam pengujian NadiKabar menggunakan PCMark Work 3.1 Battery Life, perangkat ini mencatat daya tahan 15 jam 51 menit.

PCMark mensimulasikan sejumlah aktivitas produktivitas untuk mengukur ketahanan baterai dalam skenario pengujian tertentu.

Hasil hampir 16 jam tersebut menjadi indikasi positif mengenai efisiensi daya perangkat. Namun, angka benchmark ini bukan jaminan durasi pemakaian sehari-hari karena hasil aktual dipengaruhi kecerahan layar, jaringan, refresh rate, dan intensitas gaming.

Tecno turut menyematkan pengisian cepat 45W Super Charge. Meski membantu mempersingkat waktu pengisian, daya 45W bukan yang tercepat di kelas harganya.

Tecno Pova 8 Pro 5G menawarkan paket menarik bagi pengguna yang menginginkan HP dengan desain berbeda, layar berkualitas, dan baterai tahan lama. Varian Tundra Green tampil futuristis dengan Alive Matrix Display, sementara layar AMOLED 1.5K 144Hz menjadi nilai tambah untuk menikmati konten multimedia maupun bermain game.

Dari sisi performa, Dimensity 7400 Ultimate cukup mumpuni untuk kebutuhan harian dan gaming. Baterai 6.500 mAh menjadi salah satu keunggulan berkat daya tahannya yang panjang. Kamera utama Sony 50 MP dengan OIS juga menarik, terlebih dengan dukungan fitur AI Studio yang mampu menghapus objek dan memperluas foto dengan hasil memuaskan.

Dengan harga Rp 5.999.000 untuk varian 8 GB/256 GB, Tecno Pova 8 Pro 5G layak dipertimbangkan bagi pengguna yang memprioritaskan desain unik, layar bagus, baterai awet, dan fitur fotografi AI. Namun, gamer kompetitif yang mengejar performa tertinggi mungkin akan menemukan pilihan lain yang lebih menarik.