Bisnis
HALAMAN 1 DARI 3
Revisi RKAB Rampung: Nikel 300 Juta Ton-Batu Bara 700 Juta Ton
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menerbitkan kuota produksi untuk Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) revisi tahun 2026. RKAB yang direst
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Kamis, 29 Oktober 2026 pukul 17:37 WIB
• ⏱ 2 menit baca
NADIKABAR.COM — Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menerbitkan kuota produksi untuk Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) revisi tahun 2026. RKAB yang direstui dibagi dua, untuk komoditas nikel dan juga batu bara.
Khusus untuk nikel, izin produksi yang disetujui sekitar 290-300 juta metrik ton. Angka ini naik dari kuota awal tahun yang diperkirakan sekitar 260-270 juta metrik ton.
"Totalnya antara 290-300an juta lah. Sudah, sudah (terbit)," ujar Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno saat ditemui di Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.