NADIKABAR.COM — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meluncurkan konsep desain transformasi kawasan Blok M fase ultimate. Kawasan Blok M, Jakarta Selatan (Jaksel), nantinya akan dikembangkan menjadi kawasan yang lebih modern dan terintegrasi.

Peluncuran konsep transformasi tersebut dilakukan Pramono di Blok M pada Selasa (6/10/2026). Dia mengatakan pembenahan Blok M akan memberikan warna baru bagi wajah Jakarta ke depan.

"Saya betul-betul berkeinginan bahwa walaupun Blok M mengalami penyempurnaan, dibangun, direvitalisasi menjadi lebih baik, lebih modern, lebih tertata, tetapi saya berharap bahwa Blok M tidak kehilangan ruh utamanya," kata Pramono.

Menurut Pramono, Blok M selama ini memiliki karakter yang kuat. Kawasan tersebut dikenal sebagai tempat berkumpul anak muda, mencari makanan, hingga berbagai hal yang sedang viral.

"Orang mengatakan Blok M ini menjadi 'Negara Blok M'. Sehingga dengan demikian, itulah yang menjadi kekuatan utama," ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PT MRT Jakarta Tuhiyat mengatakan revitalisasi dilakukan untuk menjawab berbagai tantangan di kawasan Blok M. Salah satunya terkait usia bangunan Blok M yang kini telah mencapai 34 tahun.

"Usia bangunan Blok M saat ini telah mencapai 34 tahun. Menurut kami, ingin memastikan keselamatan dan keamanan struktur dari bangunan ini," kata Tuhiyat saat peluncuran konsep desain transformasi kawasan Blok M fase ultimate di Blok M, Jakarta Selatan.

Di sisi lain, Blok M saat ini masih menjadi salah satu kawasan yang ramai dikunjungi masyarakat. Tuhiyat menyebut terdapat ratusan tenant aktif dan puluhan ribu pengunjung setiap harinya.