NADIKABAR.COM β Trotoar dan saluran air di Jalan KH Abdullah Syafei, Tebet, Jakarta Selatan, ditata. Revitalisasi pedestrian ditargetkan berlangsung hingga November 2026.
Jakarta - Trotoar dan saluran air di Jalan KH Abdullah Syafei, Tebet, Jakarta Selatan, ditata. Revitalisasi pedestrian ditargetkan berlangsung hingga November 2026.
Penataan trotoar di sisi utara Jalan KH Abdullah Syafei merupakan bagian dari program revitalisasi jalur pedestrian Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tahun 2026. Pekerjaan pada koridor tersebut dijadwalkan berlangsung pada Juli hingga November 2026.
Secara keseluruhan, Pemprov DKI Jakarta menargetkan penataan dan revitalisasi jalur pedestrian sepanjang sekitar 19 kilometer pada 2026. Program tersebut difokuskan pada koridor strategis dengan mobilitas tinggi dan kawasan yang menjadi simpul perpindahan moda transportasi umum.
Selain Jalan KH Abdullah Syafei, penataan juga mencakup sejumlah koridor di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur, diantaranya Jalan Gatot Subroto, Jalan Iskandarsyah RayaβJalan Adityawarman, Jalan Lauser, Jalan Ciledug Raya, kawasan Cawang Interchange, serta Jalan Pemuda.
Penataan pedestrian dilakukan dengan konsep Complete Street yang mengacu pada Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Nomor 18/SE/Db/2023 tentang Pedoman Perencanaan Teknis Fasilitas Pejalan Kaki serta Pergub DKI Jakarta Nomor 58 Tahun 2022 tentang Pembangunan dan Peningkatan Kualitas Complete Street Secara Terpadu.
Pekerjaan meliputi pengerasan, pemasangan ubin pemandu bagi penyandang disabilitas, penyesuaian lebar trotoar, penyediaan bangku dan papan informasi, penerangan khusus pejalan kaki, penataan kabel udara, serta revitalisasi halte bus non-BRT.
Program penataan tersebut merupakan bagian dari pengembangan infrastruktur pedestrian di Jakarta. Hingga akhir 2025, Pemprov DKI Jakarta mencatat pembangunan dan revitalisasi trotoar telah mencapai sekitar 479,8 kilometer.