"Perbatasan bukan sekadar garis yang memisahkan dua negara, tetapi juga ruang yang mempertemukan kepentingan, membuka peluang ekonomi, dan mempererat hubungan masyarakat. Karena itu, kerja sama Sosek Malindo harus mampu menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat di kedua sisi perbatasan," ujar Safrizal dalam keterangan tertulis, Kamis (29/10/2026).
Salah satu agenda strategis yang dibahas adalah mengoptimalkan Pos Lintas Batas (PLB) Temajuk-Pos Kawalan Sempadan (PKS) Telok Melano yang menghubungkan Provinsi Kalimantan Barat dengan Negeri Sarawak, Malaysia yang sudah diresmikan pada tanggal 21 Agustus 2026.
Selain itu, kedua delegasi membahas fasilitasi penataan dan pengelolaan lintas batas Indonesia-Malaysia serta proyek pembangunan infrastruktur keselamatan di kawasan perbatasan internasional.
Dalam bidang ekonomi, pertemuan juga membahas usulan pilot project Special Border Treatment bagi Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kabupaten Karimun, Provinsi Riau dan Kepulauan Riau, untuk mendukung pemenuhan kebutuhan tenaga kerja di Negeri Johor dan Melaka melalui skema Visa by Project.