Salah satu langkah yang dibahas adalah penguatan saling pengakuan terhadap produk halal kedua negara untuk mempermudah akses pasar produk Indonesia di Malaysia maupun produk Malaysia di Indonesia.

"Paling penting karena produk halal ini, di market, kebutuhan di dunia bernilai US$ 1,3 triliun. Besar. Dan tentunya, Indonesia dan Malaysia mempunyai market share untuk kita menawarkan produk-produk halal ke seluruh dunia," ujar Ahmad dalam keterangan pers BPMI Setwapres.

Merespons peluang tersebut, Indonesia pun mendorong agar kerja sama halal Indonesia dan Malaysia segera diperluas dari kerja sama bilateral menuju penguatan ekosistem halal di tingkat ASEAN.

Kepala BPJPH Ahmad Haikal menambahkan Gibran memberikan dukungan terhadap percepatan pembentukan ASEAN Halal Council sebagai langkah memperkuat kerja sama halal di kawasan.