Perjanjian pendirian organisasi di bawah kerangka Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tersebut telah ditandatangani Menko Perekonomian Airlangga Hartarto bersama negara-negara founding members pada 16 Juli 2026.

Indonesia berkomitmen mempercepat proses ratifikasi perjanjian tersebut.

Dukungan terhadap WAICO diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi digital Indonesia, khususnya dalam pengembangan kecerdasan artifisial dan talenta digital serta akses yang adil terhadap teknologi tinggi.

Pada kesempatan yang sama, Edi menyampaikan apresiasi kepada MOFCOM atas penyelenggaraan Seminar on Upskilling Negotiation Skill for Indonesian Official oleh the Academy for International Business Officials (AIBO).

Kedua pihak sepakat memperkuat kerja sama peningkatan kapasitas antara Kemenko Perekonomian dan MOFCOM.

Pemerintah China berencana menggelar program peningkatan kapasitas bagi aparatur sipil negara (ASN) Indonesia di sektor strategis, seperti kecerdasan artifisial (AI) dan perdagangan digital, teknologi, negosiasi, serta isu global lainnya.

Sebagai tindak lanjut, Kemenko Perekonomian melalui Kepala Biro Umum dan Sumber Daya Manusia akan mengusulkan Letter of Intent (LoI) kerja sama peningkatan kapasitas.