NADIKABAR.COM — Kerja sama Indonesia dengan China terkait pengembangan industri dan rantai pasok terus diperkuat. Melalui inisiatif Two Countries Twin Parks (TCTP), Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industropolis Batang turut memperkuat konektivitas dengan ekosistem industri di China sekaligus membuka peluang kerja sama investasi, industri, dan business matching tim redaksi kedua negara.
Deputi Bidang Koordinasi Perniagaan dan Ekonomi Digital, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian (Kemenko Perekonomian) Ali Murtopo Simbolon mengatakan, arah baru hubungan Indonesia-China menuju kerja sama ekonomi yang lebih konkret. Fokus utamanya berpusat pada perluasan investasi, perdagangan, pengembangan kawasan industri, serta penguatan rantai pasok.
Sementara, Direktur Pemasaran dan Pengembangan KEK Industropolis Batang, Angga Brahmana Sukma, menuturkan, KEK Industropolis Batang membuka pintu bagi kolaborasi strategis dengan pelaku industri dari China.
"Melalui Two Countries Twin Parks, KEK Industropolis Batang hadir sebagai jembatan yang menghubungkan investasi, industri, dan rantai pasok Indonesia China. Kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar lokasi produksi, tetapi sebuah ekosistem industri terintegrasi yang memungkinkan perusahaan untuk tumbuh, terhubung dengan mitra strategis, dan menjangkau pasar Indonesia maupun Asia Tenggara," terangnya dalam keterangan tertulis, Selasa (15/9/2026).