"Pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan belasungkawa dan simpati yang mendalam kepada keluarga korban yang ditinggalkan, serta mendoakan kesembuhan bagi seluruh korban luka," ujar Kemlu RI.
"Indonesia menyatakan solidaritas penuh kepada Paduka Mulia Raja Abdullah II, Pemerintah, dan rakyat Yordania dalam menghadapi situasi sulit ini, serta mendukung sepenuhnya langkah-langkah tegas otoritas Yordania untuk menjaga stabilitas nasional dan menindak para pelaku," tambahnya.
Kemlu terus memantau situsi di Yordania hingga saat ini. Pihaknya juga memastikan keselamatan WNI yang berada di sana.
"Kementerian Luar Negeri RI, melalui KBRI Amman, terus memantau perkembangan situasi secara saksama dan berkoordinasi dengan otoritas setempat guna memastikan keselamatan dan keamanan seluruh Warga Negara Indonesia di Yordania," tambahnya.
Diketahui, sejumlah pria bersenjata menyerbu kompleks Gereja Ortodoks Yunani yang ada di area desa Hammoud, area Karak, saat berlangsungnya prosesi pemakaman pada Jumat (23/10) pekan lalu, lalu melepaskan rentetan tembakan.