Tingkat kandungan lokal atau local content dalam ekosistem produksi Toyota di Indonesia juga sudah mencapai lebih dari 80 persen.
Ekosistem tersebut didukung lebih dari 240 pemasok Tier-1 serta sekitar 520 pemasok Tier-2 dan Tier-3 yang memperkuat keterkaitan antara industri otomotif dengan industri komponen di dalam negeri.
Capaian tersebut menunjukkan Indonesia telah berkembang dari sekadar pasar otomotif menjadi salah satu basis produksi dan ekspor Toyota ke pasar global.
Ke depan, pemerintah menilai penguatan ekosistem semakin menjadi penting seiring dengan transformasi industri otomotif menuju kendaraan yang lebih ramah lingkungan.
Susiwijono mengatakan pengembangan kendaraan elektrifikasi membuka peluang bagi Indonesia untuk memperluas rantai nilai industri, termasuk melalui pengembangan baterai, komponen, daur ulang, dan sumber daya manusia.