Selama enam tahun pelaksanaan, Pertamina UMK Academy telah mendampingi ribuan pelaku UMK melalui berbagai program, mulai dari pelatihan, praktik pemasaran, coaching, penguatan legalitas dan sertifikasi, hingga fasilitas perluasan akses pasar.
Salah satu pelaku usaha yang merasakan manfaat program tersebut adalah Lidya SP, pemilik Besolek sekaligus Juara I kelas Go Modern Pertamina UMK Academy 2025.
Setelah mengikuti rangkaian pembinaan, Lidya berhasil memperbaiki tata kelola produksi dan keuangan, meningkatkan efisiensi usaha, mengoptimalkan konsep zero waste, serta memperkuat pemasaran digital.
"Pengelolaan produksi dan keuangan menjadi lebih rapi, proses produksi makin efisien sehingga zero waste makin optimal," ujarnya.
Menurutnya, perubahan tersebut turut berdampak pada strategi pemasaran Besolek. Konten promosi menjadi lebih konsisten dan profesional sehingga meningkatkan kepercayaan pelanggan serta mendorong pertumbuhan penjualan.
Melalui Pertamina UMK Academy 2026, Pertamina berharap semakin banyak pelaku usaha yang mampu memiliki tata kelola bisnis yang baik, adaptif terhadap perkembangan teknologi, memperluas pasar, serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Program ini juga menjadi bagian dari dukungan Pertamina terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB/SDGs) Nomor 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, sekaligus mendukung penguatan kewirausahaan dan peningkatan daya saing UMKM Indonesia.