NADIKABAR.COM — Korea Selatan (Korsel) akan menarik pulang Duta Besarnya dari Ukraina, sebagai respons atas perselisihan diplomatik yang semakin memanas antara kedua negara terkait pemindahan tahanan perang Korea Utara (Korut) ke Seoul.

Kedua negara bertikai sejak Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengungkapkan, bulan lalu, soal adanya pemindahan tahanan Korut. Hal itu memicu kemarahan Korsel karena langkah itu dinilai membahayakan keselamatan keluarga para tahanan yang masih berada di Korut.

"Pemerintah telah memutuskan untuk memanggil pulang Duta Besarnya untuk Ukraina," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Korsel, seperti dilansir AFP, Jumat (9/10/2026).

"Pemerintah berharap seluruh masalah yang belum terselesaikan antara kedua negara dapat diselesaikan secara damai dan terus melakukan konsultasi dengan pihak Ukraina demi mencapai tujuan tersebut," imbuh pernyataan tersebut.

Penarikan duta besar itu dilakukan beberapa hari setelah laporan media menyebutkan bahwa lebih dari 176.000 ton bahan bakar, sebagian besar berupa solar, telah dikirimkan dari Korsel ke Rusia pada Juli dan Agustus lalu. Laporan itu memicu tuduhan bahwa Seoul membantu mengatasi kekurangan bahan bakar di Rusia.