NADIKABAR.COM — Atlet para renang Indonesia Yavianda Maulana Rifky mempersembahkan emas pertama bagi Indonesia setelah memenangkan final nomor bergengsi, 100 meter gaya bebas putra S12, di Nagoya Citi General Gymnasium, Nagoya, Jepang, Senin.

Rifky mencatat waktu 55,34 detik untuk memastikan posisi teratas dengan keunggulan tipis atas perenang Uzbekistan, Dmitriy Khorlin, yang harus puas meraih medali perak dengan catatan waktu 55,44 detik.

Selisih waktu keduanya hanya 0,10 detik, menandakan persaingan ketat hingga menyentuh garis finis.

Perenang tuan rumah Jepang, Genki Saito, kebagian medali perunggu dengan waktu 57,54 detik, 2,20 detik lebih lambat dari Maulana.

Kemenangan ini menjadi pencapaian penting Indonesia yang mulai berburu emas pada hari pertama setelah pembukaan Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026.

Maulana tidak hanya berdiri di podium tertinggi, tetapi juga membuka perolehan medali emas Indonesia dalam ajang multicabang bagi atlet penyandang disabilitas se-Asia itu.

Hasil final 100 meter gaya bebas putra S12:

1. Maulana Rikfy Yavianda (Indonesia): 55,34 detik (emas) 2. Dmitriy Khorlin (Uzbekistan): 55,44 detik (perak) 3. Genki Saito (Jepang): 57,54 detik (perunggu) 4. Shamil Shahov (Qatar): 58,81 detik 5. Abadi Karimi Jahan (Iran): 58,97 detik 6. Shin-wei Lin (Chinese Taipei): 1 menit 1,76 detik 7. Andrey Afanasyev (Kazakhstan): 1 menit 2,91 detik.