Dari 11 proyek tersebut, empat proyek memasuki tahap komersialisasi yang ditandai dengan ekspor perdana. Berikut rinciannya:

1. PT Blue Sparking Energy yang berfokus pada material baterai kendaraan listrik (EV)2. PT REPT Battero Energy Indonesia yang memproduksi baterai EV. 3. PT Pioneer Aluminium Industries yang produksi aluminium elektrolitik4. PT XCMG Indonesia Manufacturing yang memproduksi alat berat berbasis listrik.

Sementara itu, tujuh proyek lainnya mulai memasuki tahap pembangunan, berikut rinciannya:

1. PT Guang Ching Nickel Cobalt memproduksi material baterai2. PT Inno Prima Material memproduksi separator baterai3. PT Tinci Materials Indonesia yang memproduksi elektrolit baterai4. PT Weda Bay Aluminium membangun smelter aluminium5. PT Bintang Karya Aluminium akan mengembangkan fasilitas peleburan aluminium6. PT Foton Guangqing Motor Indonesia yang berfokus pada produksi truk listrik (electric dump truck) 7. T Flatsolar Energy Indonesia yang memproduksi kaca fotovoltaik sebagai komponen utama panel surya untuk mendukung pemanfaatan energi surya.