NADIKABAR.COM β Pemerintah Kota Jakarta Timur memastikan fasilitas ring tinju di kolong Flyover Kampung Melayu, Balimester, Jatinegara, Jakarta Timur, hampir rampung dibangun.
"Belum 100 persen, tinggal melengkapi satu atau dua alat lagi," kata Asisten Pemerintahan Kota Jakarta Timur Bambang Pangestu saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Bambang menyebut pihaknya berupaya agar ring tinju dapat secepatnya dimanfaatkan masyarakat setelah seluruh perlengkapan penunjang selesai dipasang.
Area seluas 29 x 10 meter tersebut memiliki dua ring tinju dan delapan samsak yang telah terpasang.
Spanduk bertuliskan Kampung Melayu Flyover Boxing Camp dan pagar besi putih mengelilingi area latihan untuk mendukung penataan fasilitas olahraga tersebut juga telah terpasang.
Sejumlah perlengkapan yang masih disiapkan, antara lain dispenser, pemurni air, dan samsak panjang. Seluruh perlengkapan itu ditargetkan dapat ditempatkan pada pekan ini.
Sebelumnya, petugas PAM Jaya juga terlihat memasang toren dan dispenser untuk memenuhi kebutuhan pengguna fasilitas olahraga tersebut.
Menurut Bambang, kawasan kolong flyover ini dapat dimanfaatkan menjadi ruang kegiatan positif bagi masyarakat, khususnya melalui olahraga.
Fasilitas tersebut dibangun melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau (Corporate Social Responsibility/CSR) PAM Jaya.
Pemkot Jakarta Timur juga menyiapkan program latihan tinju gratis yang dapat diikuti masyarakat dengan pengaturan jadwal agar penggunaan fasilitas berlangsung tertib dan tidak saling berbenturan antarkelompok.
"Pengelolaan tetap menjadi tanggung jawab Pemkot Jakarta Timur melalui camat dan lurah, tetapi secara teknis pemanfaatannya oleh komunitas," ucap Bambang.
Fasilitas tersebut terbuka bagi warga yang berminat mengikuti latihan tinju. Masyarakat dapat mendaftarkan diri untuk mengatur waktu penggunaan ring sehingga kegiatan latihan dapat berjalan sesuai jadwal yang ditetapkan.
βWarga sangat bisa ikut. Nanti registrasi bisa dilakukan di tempat atau di kelurahan terdekat," kata Bambang.
Untuk mendukung pembinaan yang lebih terstruktur, Pemkot Jakarta Timur sebelumnya merencanakan kerja sama dengan Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) dan Pengurus Besar Tinju Indonesia (Perbati).
Kerja sama itu diharapkan dapat mendukung penyediaan pelatih, pembinaan teknik, serta pengembangan kemampuan peserta yang memiliki minat dan potensi untuk menjadi atlet tinju.
Bambang berharap kawasan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal dapat menjadi tempat berlatih olahraga sekaligus ruang pembinaan bagi generasi muda di lingkungan sekitar.