Di lingkungan pendidikan tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi mendorong keterlibatan mahasiswa dalam penelitian serta forum akademik yang dapat merangsang kemampuan berpikir mandiri dan menghasilkan inovasi.
Selain tantangan akademik, Stella menyoroti ancaman AI terhadap peluang kerja lulusan baru. Pekerjaan seperti memasukkan data, kini dapat dilakukan AI dengan lebih cepat dan biaya lebih rendah.
Karena itu pemerintah berupaya memetakan kebutuhan tenaga kerja secara kuantitatif dan kualitatif, kemudian menyelaraskannya dengan pendidikan tinggi.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperkuat kompetensi lulusan agar sesuai dengan kebutuhan industri.
Stella menilai kolaborasi nyata antara kampus dan industri menjadi penting agar generasi muda tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu mengembangkan kemampuan dan menghasilkan inovasi yang bermanfaat.