NADIKABAR.COM — Perusahaan internet satelit asal China, SpaceSail, bersiap meluncurkan 10.000 satelit ke orbit pada 2030 mendatang, mengejar dominasi satelit Starlink milik Elon Musk.

Sejauh ini, SpaceSail telah memiliki beberapa ratus satelit. Jumlah 10.000 satelit yang ditargetkan kurang lebih setara dengan satelit Starlink yang saat ini mengorbit Bumi.

Mengutip BGR, SpaceSail merupakan perusahaan internet satelit yang didukung oleh pemerintah Kota Shanghai, China. Kehadiran SpaceSail dinilai menjadi salah satu upaya besar pertama di industri ini untuk menyaingi dominasi Starlink milik Elon Musk.

SpaceSail merupakan nama yang digunakan untuk pasar internasional, sedangkan nama asli konstelasi satelitnya ialah Qianfan, yang secara harfiah berarti "seribu layar". Konstelasi ini dikelola oleh Shanghai Spacesail Technologies Co Ltd.

Pada Agustus 2026, SpaceSail berhasil meraih pendanaan sebesar 7 miliar yuan atau sekitar US$ 1 miliar.

Sejumlah investor yang terlibat antara lain ialah Shanghai Alliance Investment dan CAS Star. Pendanaan tersebut berhasil mendorong valuasi perusahaan mencapai 50 miliar yuan atau sekitar US$7,4 miliar.