Di Indonesia, MTB juga masih memiliki ekosistem kompetisi yang aktif. Kejuaraan Nasional MTB 2026 diikuti 180 atlet dari 16 provinsi dan mempertandingkan nomor cross-country di Sentul City serta downhill di Taman Wisata Alam Gunung Pancar.
Namun, MTB tidak harus selalu digunakan untuk kompetisi. Bagi pesepeda rekreasional, sepeda jenis ini dapat menjadi pilihan untuk menjelajahi jalur pedesaan, kawasan perbukitan atau rute yang memiliki permukaan lebih beragam.
Sepeda lipat untuk mobilitas yang praktis
Kalau kebutuhan utama adalah kepraktisan, sepeda lipat bisa menjadi pilihan yang menarik.
Sesuai namanya, sepeda ini dapat dilipat sehingga lebih mudah disimpan atau dibawa menggunakan kendaraan tertentu. Karakter tersebut membuat sepeda lipat cukup dekat dengan kebutuhan masyarakat perkotaan yang memiliki ruang penyimpanan terbatas atau ingin mengombinasikan sepeda dengan moda transportasi lain.
Skena sepeda lipat atau yang sering disebut "seli" juga berkembang di Indonesia. Komunitas sepeda lipat tidak hanya melakukan perjalanan di dalam kota, tetapi juga menggelar kegiatan rekreasi dan wisata.
Contohnya terlihat dalam agenda Palangka Raya Bersepeda 2026. Kegiatan yang digelar komunitas Hakumpul Seli bersama Pemerintah Kota Palangka Raya tersebut membuka partisipasi untuk berbagai jenis sepeda, termasuk sepeda lipat, MTB, road bike dan fixie.
Artinya, sepeda lipat kini tidak hanya dipandang sebagai sepeda praktis untuk jarak pendek. Bagi komunitasnya, sepeda ini juga bisa menjadi bagian dari kegiatan sosial dan perjalanan wisata.
Gravel, pilihan untuk yang ingin lebih fleksibel
Selain tiga jenis yang cukup populer tersebut, ada pula sepeda gravel yang belakangan semakin mendapat perhatian.
Secara tampilan, gravel bike memiliki kemiripan dengan road bike karena sama-sama menggunakan drop bar. Namun, gravel dirancang untuk menghadapi permukaan yang lebih beragam.
Ban gravel umumnya lebih lebar dan ruang bannya lebih besar dibandingkan road bike. Karakter ini membuatnya lebih fleksibel ketika digunakan di jalan aspal, jalan berbatu atau permukaan yang tidak sepenuhnya mulus.
Perkembangan kategori gravel juga menunjukkan bahwa batas antara berbagai jenis sepeda semakin fleksibel. Pesepeda kini memiliki pilihan untuk mencari sepeda yang tidak hanya unggul di satu jenis medan, tetapi juga mampu digunakan untuk berbagai kebutuhan.