Salah satu tangkapan layar memperlihatkan Messi seolah menuliskan pesan penghormatan kepada Ronaldo.

"Cristiano, begitu banyak tahun membela negaramu dan sejarah yang akan dikenang selamanya. Segala rasa hormatku atas semua yang telah kamu raih bersama Portugal. Pelukan hangat," demikian isi pesan tersebut setelah diterjemahkan.

Namun, Polígrafo menemukan fakta berbeda. Kalimat itu sebenarnya berasal dari komentar Cristiano Ronaldo ketika Messi mengumumkan pensiun dari Timnas Argentina pada 7 Oktober 2026.

Pesan asli Ronaldo kemudian dimodifikasi dengan mengganti nama dan konteksnya sehingga terlihat seolah-olah Messi memberikan ucapan perpisahan kepada CR7.

Tak hanya itu, sejumlah komentar lain yang mengatasnamakan Messi juga beredar di media sosial.

Ada yang menampilkan kalimat penghormatan karena pernah bermain pada era yang sama dengan Ronaldo. Ada pula yang hanya menyebut CR7 sebagai legenda.

Bahkan, salah satu komentar bernada menyindir dengan menyebut Ronaldo sebagai pemain terbaik kedua sepanjang masa.

Polígrafo menyatakan tidak menemukan bukti bahwa komentar-komentar tersebut benar-benar ditulis Messi. Media itu memberikan penilaian "Manipulado" atau dimanipulasi terhadap konten yang diperiksanya.

Meski demikian, laporan tersebut tidak secara khusus memverifikasi seluruh tangkapan layar yang beredar, termasuk gambar yang dibagikan akun @abeeb_abilawon.

Kehebohan komentar palsu ini semakin menarik karena Ronaldo sebelumnya memang pernah memberikan penghormatan ketika Messi mengumumkan pensiun dari Timnas Argentina.