NADIKABAR.COM — Pemerintah berencana menggelontorkan dana sebesar Rp 400 triliun tahun depan untuk petani, nelayan, serta masyarakat berada di pedesaan, daerah terpencil, dan tertinggal. Rencana ini sebelumnya telah diungkapkan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD).

Menanggapi itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan pemerintah saat ini sebenarnya telah memiliki berbagai program pembiayaan, seperti Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang mencapai Rp 300 triliun, serta tambahan alokasi khusus perumahan sebesar Rp 50 triliun

"Sekarang kan kita sudah punya program yang namanya KUR, Kredit Usaha Rakyat kan sampai Rp 300 triliun. Kemudian kemarin kita tambahkan khusus untuk perumahannya tambahan Rp 50 triliun," ujar Airlangga di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Jakarta Pusat, Jumat (23/10/2026).

Pemerintah akan terus melakukan penyesuaian dan membagi alokasi dana tersebut ke masing-masing sektor. Airlangga menekankan langkah ini tidak lepas dari arahan Prabowo agar penyaluran pembiayaan tersebut bermuara pada peningkatan literasi keuangan masyarakat serta kemampuan untuk menabung dan membelanjakan dana secara produktif.