Ia menyebut sejumlah penelitian internasional memperkirakan varises dialami sekitar 20–30 persen orang dewasa, meskipun prevalensi bervariasi berdasarkan usia, jenis kelamin, populasi, dan metode penelitian.

Ia mengatakan EVLA salah satu pilihan penanganan modern untuk varises akibat refluks vena superfisial, yakni prosedur penutupan pembuluh darah vena yang mengalami gangguan menggunakan energi laser dari dalam pembuluh darah.

β€œProsedur EVLA dilakukan dengan memasukkan serat laser ke dalam vena yang bermasalah untuk menutup pembuluh darah tersebut, sehingga dapat menjadi alternatif penanganan varises akibat gangguan aliran balik pada vena superfisial,” ujarnya.

Dibandingka dengan operasi konvensional, kata dia, EVLA menawarkan pendekatan yang lebih minimal invasif dengan pemulihan relatif lebih cepat.

Ia menyatakan rangkaian kegiatan meliputi diskusi dan pembaruan pengetahuan, evaluasi pasien, pemetaan pembuluh darah kaki menggunakan USG dupleks, serta pelaksanaan tindakan EVLA secara langsung terhadap tiga pasien terpilih.

Menurut dia, ketiga pasien yang menjalani tindakan tersebut menjalani perawatan singkat dengan rencana pemulangan setelah observasi semalam.

Pasien yang memenuhi kriteria klinis dapat mulai berjalan secara mandiri setelah tindakan sesuai instruksi tim medis. Pendekatan minimal invasif ini diharapkan dapat mengurangi beban pemulihan yang sering dikhawatirkan pasien ketika menjalani operasi.