Melalui pengembangan layanan tersebut, RS Unand mengingatkan masyarakat bahwa varises bukan semata-mata persoalan kosmetik dan tidak selalu dapat dibiarkan tanpa evaluasi medis.

Keluhan berupa kaki sering bengkak, terasa berat, mudah lelah, muncul pembuluh darah berkelok-kelok, perubahan warna kulit, atau luka yang tidak kunjung sembuh perlu mendapatkan pemeriksaan yang tepat.

Ia menambahkan masyarakat yang mengalami keluhan tersebut dapat berkonsultasi ke RS Unand untuk mendapatkan evaluasi oleh tim terkait.

Pemeriksaan akan membantu menentukan apakah keluhan disebabkan gangguan vena serta penanganan yang sesuai, mulai dari perubahan gaya hidup, terapi kompresi, obat untuk indikasi tertentu, hingga tindakan intervensi seperti EVLA.

Ia menegaskan tersedianya layanan EVLA di RS Unand menjadi langkah memperluas akses masyarakat Sumbar terhadap teknologi penanganan varises modern.

Dengan dukungan tenaga medis yang kompeten, fasilitas pemeriksaan USG dupleks, dan pengembangan layanan bedah vaskular, RS Unand berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan bagi pasien dengan gangguan pembuluh darah.

Ia berharap, ke depan pelayanan tersebut dapat membantu masyarakat memperoleh informasi yang benar, mengurangi keterlambatan penanganan, serta meningkatkan kualitas hidup pasien dengan penyakit vena kronis.