NADIKABAR.COM — Tim dokter Rumah Sakit Umum Pusat Nasional (RSUPN) Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) berhasil melakukan operasi pemisahan bayi kembar siam dempet perut dan panggul (abdomino-ischiopagus) berinisial NA 1 dan NA 2, yang mencatatkan durasi operasi terlama dalam sejarah rumah sakit tersebut.

Ketua Tim Operasi Pemisahan Kembar Siam RSCM, Prof. Dr. dr. R.A. Setyo Handryastuti, Sp.A, Subsp.Neuro, di Jakarta, Senin, menyampaikan bahwa pembedahan pada pasien pertama berlangsung selama 29 jam, sedangkan pasien kedua memakan waktu 23 jam 55 menit.

"Ini adalah operasi pemisahan kembar siam terlama yang pernah dilakukan oleh RSCM, dengan total waktu penanganan mencapai 36 jam apabila dihitung bersama proses persiapan," ujar Prof. Setyo dalam konferensi pers di RSCM Kiara, Jakarta.

Operasi pemisahan tersebut dilakukan pada 15–16 September lalu. Setelah menjalani perawatan intensif selama lebih dari satu bulan di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU), kedua bayi laki-laki yang lahir pada Desember 2024 itu kini berada dalam kondisi stabil dan telah dipindahkan ke ruang perawatan biasa.