"Kondisi luka pascaoperasi membaik, anak tidak mengalami demam, dan asupan nutrisi oral sudah optimal sehingga hari ini resmi dipindahkan ke ruang rawat biasa," jelasnya.

Prof. Setyo menerangkan bahwa kasus NA 1 dan NA 2 memiliki tingkat kompleksitas tinggi. Meski organ vital seperti jantung, paru, lambung, ginjal, dan kandung kemih terpisah secara mandiri, keduanya berbagi sejumlah organ krusial, antara lain sebagian jaringan hati, pembuluh vena porta, usus besar dengan satu anus fungsional, tulang panggul (ischium), serta saluran kemih dan kelamin yang menyatu.

Untuk memisahkan dan merekonstruksi anatomi tubuh bayi tersebut, RSCM mengerahkan tim multidisiplin kuartener yang terdiri atas dokter spesialis bedah anak, bedah plastik rekonstruksi, ortopedi anak, urologi, anestesi anak, hingga rehabilitasi medik.